Lewat Advokasi 'Pesisir Berdaya', Safina Hud Perkuat Nadi Maluku Utara
TERNATE – Lahir dan besar di tengah dekapan ombak Ternate Maluku Utara, Safina Hud tumbuh dengan kesadaran penuh bahwa laut bukan sekadar bentang alam biru yang memanjakan mata.
Bagi perempuan yang akrab disapa Fina ini, wilayah pesisir adalah jantung kehidupan sekaligus masa depan yang harus dijaga keberlangsungannya.
Hal inilah yang mendorong Puteri Indonesia Maluku Utara 2026 tersebut secara fokus untuk mendedikasikan energinya melalui advokasi bertajuk Pesisir Berdaya.
Melalui program tersebut, Safina berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir melalui edukasi lingkungan, penguatan ekonomi kreatif berbasis hasil laut, serta peningkatan kapasitas perempuan dan generasi muda.
"Saya percaya bahwa pesisir bukanlah sebuah batas, melainkan awal dari sebuah peradaban yang mandiri dan berdaya saing," unggahnya dikutip TIMES Indonesia dari akun @safinahdd_..
"Ketika masyarakat pesisir kuat dan lingkungannya terjaga, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan berjalan secara berkelanjutan," imbuhnya
Langkah Nyata Pengabdian di Tanah Kelahiran
Ketertarikan Safina pada isu lokal terlihat jelas saat ia terjun langsung menyaksikan proses pembuatan sagu yang merupakan pangan warisan turun-temurun di Maluku Utara.
Baginya, setiap tahap pengolahan batang pohon hingga menjadi sumber energi mengajarkan tentang ketekunan, kesabaran, dan harmoni dengan alam.
Dalam hal ini dirinya menegaskan bahwa memperkuat pangan lokal adalah langkah nyata menuju kemandirian di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Tak hanya soal pangan, Safina juga memberikan perhatian khusus pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti pengrajin ikan fufu.
Dalam sebuah kesempatan misalnya, ia menyebutkan bahwa semangat ibu-ibu di balik usaha ikan fufu mampu menjaga cita rasa khas daerah sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Melalui akun Instagram pribadinya, ia aktif membagikan berbagai pesona alam Maluku Utara mulai dari kejernihan laut Morotai hingga nilai sejarah Benteng Tolukko yang merupakan peninggalan Portugis.
Rekam Kejak Prestasi di Panggung Kecantikan
Sebelum menyandang gelar Puteri Indonesia Maluku Utara 2026, mahasiswi hukum di Universitas Terbuka ini telah membangun karier yang solid di dunia modeling dan ajang bakat.
Momen perjalanan kompetisinya dimulai pada Maret 2022 saat ia berhasil meraih posisi 3 RU pada SGGModeling Competition yang menjadi pengalaman pertamanya di dunia pageant.
Pada bulan yang sama, Fina juga berkompetisi dalam ajang Putri Remaja Heritage Indonesia 2022 yang mengasah kemampuannya dalam berpidato serta memperdalam pengetahuannya seputar dunia pariwisata.
Prestasi perempuan dengan tinggi badan cukup menjulang 173 sentimeter ini terus berlanjut saat ia meraih Juara 2 Lomba Fashion Show Etnik Bank Indonesia Maluku Utara pada Agustus 2023.
Kemudian lebih lanjut keberhasilan tersebut membawanya untuk selalu terlibat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Maluku Utara.
Puncaknya, pada September 2025, ia dinobatkan sebagai Winner Miss Grand Model Indonesia Maluku Utara sebelum akhirnya terpilih sebagai wakil Maluku Utara di ajang nasional melalui audisi online.
Harmoni Antara Pendidikan dan Pelestarian Seni
Di luar aktivitasnya sebagai model profesional, Safina merupakan sosok yang sangat menghargai akar budaya. Hal ini ia buktikan dengan keterlibatan aktifnya dalam bidang kesenian melalui Sanggar Gendang Gamalama.
Pendidikan formalnya ditempuh di SDN Okehuda, MTS N Kota Ternate, hingga SMA N 4 Kota Ternate yang semuanya membekalinya dengan karakter yang tangguh dan membumi.
Lantas lebih jauh di sela kesibukannya tersebut selama ini, ia tetap menyalurkan hobi seperti menari, berenang, bersepeda, hingga menonton film dan konser musik.
Baginya, menjadi seorang perempuan adalah tentang memahami nilai yang dibawa dalam setiap langkah. Ia mengambil inspirasi dari filosofi Limau Gapi yang mengajarkan kekuatan serta persatuan, serta Goheba yang mengingatkan akan kehormatan dan tanggung jawab.
"Perempuan bukan hanya tentang kelembutan, tetapi juga tentang ketegasan dalam menjaga apa yang benar dan berjalan dengan tujuan yang jelas demi memberikan dampak bermakna bagi masyarakat luas," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.
