Bupati Pulau Morotai Zoom Pengamanan Idul Fitri 1447 H Bersama Kapolres
Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua bersama Forkopimda tampak serius mengikuti pemaparan Kapolri yang menekankan pentingnya pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
Morotai – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, Jumat (20/3/2026) malam mengikuti zoom meeting bersama Kapolri dan Panglima TNI di Taman Kota Daruba, terkait kesiapan daerah dalam menjamin ketertiban menjelang pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 H.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas tentang pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri, termasuk penempatan 164 ribu lebih personil gabungan dan 2.835 pos pengamanan di seluruh Indonesia.
Tujuan pertemuan ini adalah untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idul Fitri, serta meningkatkan sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Bupati Rusli Sibua bersama Forkopimda setempat tampak serius mengikuti pemaparan Kapolri yang menekankan pentingnya pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Komjen Listyo Sigit Prabowo, setelah menerima laporan Kapolda Metro Jaya, menyampaikan bahwa terkait dengan Arus Mudik menjelang hari lebaran terjadinya penurunan angka laka lantas sehingga ini sangat baik.
Kapolri juga meminta agar lebih ditingkatkan serta harus dievaluasi serta hindari dari peningkatan laka lantas di indonesia, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dapat berjalan lancar.
"Beberapa hari kemarin terjadi permasalahan yang terjadi di jalan tol, sehingga dapat mengganggu jalannya arus lalu lintas di jalan tol, baik di bagian kartu tol maupun kebakaran di jalan tol, sehingga ini menjadi perhatian kita semua guna untuk kebaikan kita bersama," ujarnya.
Menurut Kapolri, masing-masing daerah punya kearifan lokal, sehingga perlu mengecek kembali kerawanan apa yang akan terjadi agar lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar, terutama antar kampung yang sering terjadinya gangguan-gangguan Kamtibmas.
Selain itu ditegaskan Sigit, bahwa kegiatan halal bi halal juga sering menimbulkan kemacetan baik di jakarta maupun daerah-daerah lain di indonesia yang biasa dikunjungi oleh masyarakat.
"Itu harus diantisipasi, sehingga semuanya dapat berjalan dengan aman dan lancar serta banyak tempat wisata yang tingkat pengunjung sudah melebihi biasanya sehingga perlu dilakukan pengecekan segala kesiapan mulai kapal dan lain-lain sehingga dapat meminimalisir segara gangguan yang akan terjadi," pungkas Kapolri berharap. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

