Festival Rupiah Tepian Negeri Digelar BI di Morotai: Momentum Jaga Rupiah, Rawat Kedaulatan NKRI
Festival Rupiah di pulau terluar ini mengusung tema nasional 'Menjaga Rupiah di Morotai, Merawat Kedaulatan NKRI', festival ini menjadi yang pertama digelar di bibir pasifik Morotai pada Tahun 2026.
MOROTAI – Bank Indonesia (BI) memilih pulau terdepan Indonesia sebagai panggung cinta tanah air.
Festival Rupiah Tepian Negeri Morotai 2026 resmi digelar Selasa-Rabu, 15-16 September 2026 di Lantai II Aula Kantor Pemerintahan Terpadu, Jalan Muhajirin Baru, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Selasa (15/9/2026).
Festival Rupiah di pulau terluar ini mengusung tema nasional 'Menjaga Rupiah di Morotai, Merawat Kedaulatan NKRI', festival ini menjadi yang pertama digelar di bibir pasifik Morotai pada Tahun 2026.
Rupiah Bukan Sekadar Uang, Tapi Simbol Kedaulatan
Kegiatan dihadiri jajaran lengkap. Sekretaris Daerah Pulau Morotai Muhammad Umar Ali hadir mewakili Bupati, bersama Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Utara Handi Susila dan Asisten I Setda Morotai Mauludin Wahab.
Juga, Staf Ahli Setda Djufri Kube, Kepala Unit Pengelola Uang Rupiah BI Malut Jhoni Satia Hadi, Duta Muda CBP Rupiah 2025 Asmirandah B. Nurhamidin, para pimpinan OPD, para kades se-Kecamatan Morotai Selatan, serta perwakilan masyarakat desa.
Sambutan Bupati Pulau Morotai yang dibacakan Sekda Muhammad Umar Ali menegaskan makna festival ini lebih dari sekadar transaksi.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memilih Morotai sebagai lokasi Festival Rupiah Tepian Negeri," ujar Sekda.
"Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi merupakan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, menjaga dan menggunakan Rupiah dengan baik merupakan bagian dari kecintaan kita terhadap bangsa dan negara," tegasnya.
Bupati juga berharap edukasi ini tidak berhenti sebagai seremonial. "Edukasi harus diteruskan kepada keluarga, sekolah, pelaku usaha dan masyarakat luas, sehingga tumbuh kesadaran untuk menggunakan Rupiah secara bijak serta menjaga Rupiah tetap layak edar," tambahnya.
BI: Dari Morotai Kita Jaga Kedaulatan
Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Handi Susila, menyebut Morotai dipilih karena posisinya yang sangat strategis sebagai wilayah perbatasan.
"Pulau Morotai merupakan salah satu wilayah strategis yang berada di kawasan perbatasan. Menjaga eksistensi dan kehormatan Rupiah di sini tidak hanya berkaitan dengan transaksi ekonomi, tetapi juga bagian dari menjaga kedaulatan NKRI," jelas Handi.
Melalui festival ini, BI mengajak seluruh segmen masyarakat mulai dari ASN, pedagang, ibu rumah tangga, pelajar SD hingga SMA, hingga masyarakat umum untuk menerapkan nilai Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.
Ada 3 Pesan Utama CBP Rupiah yang Ditekankan BI:
- CINTA Rupiah: Kenali keaslian Rupiah dengan metode 3D - Dilihat, Diraba, Diterawang. Rawat Rupiah dengan prinsip 5 Jangan: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Distapler, Jangan Dibasahi.
- BANGGA Rupiah: Wajib gunakan Rupiah di setiap transaksi di wilayah NKRI. Rupiah adalah pemersatu bangsa dari Sabang sampai Merauke, termasuk Morotai.
- PAHAM Rupiah: Gunakan Rupiah secara bijak, baik tunai maupun non-tunai, serta kelola keuangan secara cerdas untuk kesejahteraan keluarga.
Dikemas Seru dan Interaktif, Bukan Teori
Tidak kaku, materi dalam festival ini dikemas ringan, informatif dan interaktif.
Pemateri dari Tim Pengelola Uang Rupiah BI Malut dan Duta Muda CBP Rupiah 2025 Asmirandah B Nurhamidin membawakan materi mengenali ciri khas uang Rupiah, tata cara pelaporan Uang Palsu (UPAL), hingga kriteria uang rusak.
Berbagai lomba edukasi CBP Rupiah yang atraktif juga digelar untuk pelajar SD sampai SMA se-Morotai Selatan, untuk membangun pemahaman yang mudah dan menyenangkan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungannya masing-masing, menyebarluaskan pesan CBP Rupiah kepada keluarga, tetangga, dan rekan kerja," pungkas Handi.
Festival ini menjadi bukti nyata komitmen BI menghadirkan Rupiah hingga wilayah 3T - terdepan, terluar, dan terpencil - dan memastikan masyarakat perbatasan punya pemahaman yang baik tentang kebanggaan menggunakan mata uang bangsa sendiri. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

