Pastikan Beroperasi Akhir Februari 2026, PT BFT Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Morotai
PT Berkah Freshindo Tuna siap beroperasi akhir Februari 2026 di Morotai dengan fokus ekspor tuna Yellowfin. Perusahaan ini memprioritaskan tenaga kerja lokal demi mendorong ekonomi lokal Morotai.
MOROTAI – PT Berkah Freshindo Tuna (PT BFT), perusahan eksportir yang bergerak di sektor perikanan, siap beroperasi pada akhir Februari 2026 dengan memprioritaskan tenaga kerja lokal Morotai. Perusahan asal Jakarta Utara ini berencana untuk memanfaatkan potensi perikanan yang ada di pulau terdepan ini dengan fokus pada pengolahan dan ekspor tuna Yellowfin.
"PT Berkah Freshindo Tuna akan mulai beroperasi pada akhir bulan Februari 2026. Saat ini kami lagi buat berbagai persiapan, karena ada beberapa fasilitas yang rusak dan harus di perbaiki terlebih dahulu," terang Humas PT BFT Antonius Then kepada TIMES Indonesia, Rabu (28/1/2026) malam.
Ia menyebutkan seperti mesin pembeku di ICS yang berkapasitas 50 ton itu tidak bisa digunakan karena rusak, sehingga pihak PT BFT harus pesan alatnya ke Surabaya atau Jakarta, sehingga memakan waktu untuk perbaikannya.
Selain itu, dikatakan lelaki kelahiran Sibolga Sumatra Utara ini, Integrated Cold Storage (ICS) atau gudang beku terintegrasi yang berkapasitas 200 ton yang sebelumnya dipakai PT HS belum dilakukan serah terima ke PT BFT membuat dirinya belum mengetahui pasti sarana apa saja yang akan dibutuhkan pada gedung tersebut.
"Soal sarana apa saja yang harus kami siapkan di dua bangunan ICS itu, saya belum bisa memberi keterangan lebih jauh karena ICS yang berkapasitas 200 tin itu belum dilakukan serah teriama ke PT BFT," tegasnya.
Hadirnya PT BFT di Morotai diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja. Perusahan ini berjanji untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal Morotai dalam proses operasionalnya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
"Untuk tenaga kerja di tahap awal ini kami pakai sekitar 30 orang. Untuk beberapa tenaga ahli kami datangkan dari luar, selain dari itu seluruhnya kami rekrut tenaga kerja dari Morotai," papar Anton meyakinkan.
"Dengan memprioritaskan tenaga kerja lokal, kami berharap dapat membantu meningkatkan perekonomian lokal dan mengurangi tingkat pengangguran di wilayah ini," kata Humas PT BFT.
"Sementara untuk produksi, PT Berkah Freshindo Tuna tahap awal hanya fokus pada produksi dan ekspor tuna Yellowfin. Untuk pasar tujuan ekspor nanti ada yang menyampaikan itu," pungkasnya.
Diketahui, PT Berkah Freshindo Tuna juga berkomitmen untuk menjaga kualitas produk dan lingkungan, serta mematuhi standar internasional dalam pengolahan produk perikanan. Dengan demikian perusahan ini dapat menjadi contoh bagi industri perikanan lainnya dalam hal tanggung jawab sosial dan lingkungan. (*).
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


