Sebanyak 662 Peserta Ramaikan Domino Morotai 2026, Wabup: Momentum Perkuat Persatuan dan Pariwisata Daerah
Ajang bergengsi yang mempertemukan pecinta domino se-Maluku Utara ini terselenggara atas inisiatif Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Maluku Utara.
MOROTAI – Suasana pelataran Dinas Pariwisata, Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan mendadak meriah.
Event Domino Morotai Tahun 2026 resmi dibuka sore ini, menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan pecinta domino se-Maluku Utara, pada Jumat (17/7/2026) sore.
Kegiatan ini terselenggara atas inisiatif Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Maluku Utara. Panitia Pelaksana Kabupaten Pulau Morotai dibentuk berdasarkan Surat PORDI Malut Nomor: 06/A/Pengprov PORDI Malut/VII/2026.
Sekretaris PORDI Malut, Rafik Gapang, dalam laporannya menyebut event ini lahir dari prestasi kontingen Morotai.
"Morotai berhasil meraih Juara 2 pada HUT Bhayangkara di Polda Malut, Sofifi. Atas perintah Ketua PORDI, Morotai ditunjuk menjadi tuan rumah event besar ini," ujarnya.
Antusiasme luar biasa terlihat dari jumlah peserta. Total 662 orang mendaftar, terdiri dari peserta lokal Morotai dan 168 peserta dari luar daerah. Mereka datang dari Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Tidore, hingga Kota Ternate.
Untuk menampung pertarungan sengit para jawara domino, panitia menyiapkan 24 meja pertandingan sesuai standar nasional PORDI. Lapangan disulap menjadi arena adu strategi dan konsentrasi.
Total hadiah yang diperebutkan pun fantastis, sebesar Rp50.000.000. Rinciannya: Juara 1 Rp20.000.000, Juara 2 Rp14.000.000, Juara 3 Rp7.000.000, Juara 4 Rp5.000.000, dan Harapan 1-4 masing-masing Rp1.000.000.
Dana hadiah tersebut berasal dari Ketua PORDI Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. Dukungan penuh Pemda menjadi bukti keseriusan menjadikan Morotai sebagai pusat kegiatan olahraga rakyat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PORDI, Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemda yang telah mendukung penuh. Selamat datang dan selamat bertanding," kata Rafik.
Ketua PORDI Provinsi Maluku Utara, Muhammad Sinen, dalam sambutannya menyebut domino bukan sekadar permainan. "Ini kegiatan positif yang mengasah pola pikir sehingga membuat kita lebih baik," tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolres Pulau Morotai. "Saat event di Polda, Morotai adalah kontingen terbanyak dan paling kompak dalam keseragaman pakaian. Itu berkat dukungan beliau," ujarnya.
Lebih dari kompetisi, kata Sinen, domino adalah jembatan silaturahmi. "Kegiatan ini merawat kebersamaan. Semoga terus berlanjut agar mempererat hubungan bukan hanya di Morotai, tapi se-Provinsi Maluku Utara," harapnya.
Wabup Morotai, Rio Christian Pawane, dalam sambutannya menyebut event ini bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. "Kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan yang mempererat persatuan dan sportivitas," katanya.
Rio berharap turnamen terbuka se-Maluku Utara ini menjadi sarana memperkenalkan Morotai. "Ini kesempatan menunjukkan Pulau Morotai sebagai daerah yang aman, nyaman, dan kaya potensi wisata," ucapnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia, PORDI, dan para sponsor. "Semoga Event Domino Morotai I berkembang jadi agenda tahunan. Bukan hanya melahirkan atlet berprestasi, tapi juga mendongkrak pariwisata, UMKM, dan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Kepada seluruh peserta, Wakil Bupati berpesan agar menjunjung sportivitas dan persaudaraan. "Kemenangan sejati bukan hanya jadi juara, tapi mampu menjaga persatuan. Semoga event ini berjalan aman, tertib, lancar, dan sukses," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

