https://morotai.times.co.id/
Berita

Hujan Deras Seharian, Ratusan Rumah di Halut Terendam dan Satu Warga Dilaporkan Hanyut

Rabu, 07 Januari 2026 - 23:37
Ratusan Rumah Terendam Banjir, Setelah Tinjau Bupati Halut Tetapkan Sebagai Tanggal Darurat Bencana Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, saat jumpa pers. Rabu (7/1/2026). (Foto: Febiyola For TIMES Indonesia).

TIMES MOROTAI, HALMAHERA UTARA – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Halmahera Utara (Halut) sejak pagi hingga sore menyebabkan ratusan rumah warga di tiga kecamatan terendam banjir yang menimbulkan kepanikan. Pemerintah Daerah Halmahera Utara merespons cepat dengan meninjau lokasi dan menetapkan sebagai tanggap darurat bencana banjir dan longsor. 

"Setelah saya bersama wakil bupati dan Forkopimda Halmahera Utara meninjau lokasi bencana, maka pemerintah menetapkan sebagai tanggap darurat bencana banjir," ungkap Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, didampingi Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad saat konfrensi pers di Kantor Bupati di Kota Tobelo, Rabu (7/1/2026) sore. 

Orang nomor satu di hibua lamo ini menyebutkan ada tiga wilayah yang ditetapkan Pemda Halmahera Utara sebagai tanggap darurat bencana, yakni wilayah kecamatan Kao Barat, kecamatan Galela Utara dan kecamatan Loloda Utara. 

banjir-Halmahera-Utara.jpgRumah Warga Kao Barat Halmahera Utara. Rabu (7/1/2026). (Foto: Febiola For TIMES Indonesia).

"Untuk menyikapi kondisi tersebut Pemda Halmahera Utara bersama Forkopimda telah meninjau dan melihat langsung lokasi bencana. Ada yang mengungsi, untuk itu pemerintah daerah melalui tim penanggulangan bencana telah mengambil langkah langkah dengan memberi pertolongan pertama berupa bantuan sesuai kebutuhan," terangnya. 

Bupati Piet Hein Babua menyebutkan untuk desa yang terkena bencana banjir di Halmahera Utara adalah Kecamatan Kao Barat, diantaranya Desa Pitago, Desa Bailengit, Desa Soamaetek, Desa Tuguis dan Desa Parseba.

Di Kecamatan Galela Utara, Desa Pelita, Desa Togasa, dan Desa Tutumaluleo. Sementara Kecamatan Loloda Utara, Desa Asmiro, Desa Ngajam, Desa Doiti, Desa Worimoi, Desa Darume dan Desa Posi-Posi. 

" Sesuai informasi yang kami terima selain sejumlah desa di Kecamatan Loloda Utara terkena banjir, ada juga longsot di Desa Ngajam yang membuat rumah warga roboh, juga ada satu warga hanyut terbawa banjir di Desa Asmiro," terangnya. 

Menurut Bupati Piet Hein Babua, selain Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad telah meninjau korban banjir di Kecamatan Galela Utara, Tim BPBD Pemda Halmahera Utara juga telah berupaya menuju Kecamatan Loloda Utara namun tidak berhasil karena banjir. Sementara kondisi laut juga tidak bersahabat, tetapi pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi akan dan menjangkau lokasi bencana di Loloda Utara. 

"Untuk sementara kami telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan para kades masing masing serta tim kesehatan di Loloda Utara agar memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Yang pastinya pemerintah daerah selalu hadir untuk masyarakat, sehingga secepatnya mencari solusi agar seluruh masyarakat yang terdampak bencana baik di Kao Barat, Galela Utara dan terutama Loloda Utara dapat diberi bantuan secara langsung," pungkasnya.(*). 

Pewarta : Abdul Halil Husain
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Morotai just now

Welcome to TIMES Morotai

TIMES Morotai is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.